Agen Bola Sbobet De Ligt: Banyak Tim Besar Menginginkan Saya, Terutama Juve

BETPRO7 – De Ligt: Banyak Tim Besar Menginginkan Saya, Terutama Juve

Bintang muda Ajax, Matthijs de Ligt mengatakan bahwa dirinya bisa saja bergabung dengan Juventus. Namun, ada tim lainnya yang juga menginginkan jasanya.

Bek asal Belanda itu baru berusia 19 tahun. Namun, Sang pemain sudah menjadi pemain kunci untuk klub dan negaranya.

De Ligt mampu menunjukkan performa yang mengesankan dalam mengawal lini belakang Ajax. Hal itu membuatnya menjadi incaran banyak klub besar Eropa.

Selain Barcelona, Juventus kabarnya juga ingin mendatangkan sang pemain pada bursa transfer musim panas mendatang. Sang pemain akan bertemu Juventus di perempat final Liga Champions.

De Ligt tak memungkiri bahwa Juventus bisa menjadi tujuan berikutnya. Namun, untuk saat ini sang pemain tidak mau memikirkan masa depannya.

“Bisa jadi, tapi ada klub lain yang juga tertarik. Kita akan melihat pada saat yang tepat, tetapi sekarang saya fokus pada Ajax dan bukan masa depan saya. Agen saya Mino Raiola yang menangani itu,” kata De Ligt kepada Tuttosport.

“Saya bertemu Raiola pada Januari 2017 dan dia berkata dia ingin saya bersamanya karena dia mengagumi saya dan sangat mempercayai potensi saya. Saya sudah tahu reputasinya besarnya, memikirkan sebentar dan kemudian menerimanya. Saya sangat senang dengan keputusan saya.”

Matthijs de Ligt mengungkapkan bahwa dia adalah penggemar sepak bola Italia. De Ligt setuju jika Giorgio Chiellini dan Leonardo Bonucci mendapat gelar Legend dalam bertahan.

“Saya sangat menyukai Chiellini, karena dia adalah salah satu bek terbaik di dunia. Saya juga menghargai Bonucci, jadi di antara mereka mereka adalah bek tengah terbaik di Eropa,” lanjutnya.

“Untuk pemain muda seperti saya, mereka berdua adalah contoh yang menginspirasi. Saya senang dibandingkan dengan Alessandro Nesta dan Jaap Stam, karena mereka adalah pemain top, tetapi saya masih harus menempuh jalan panjang untuk mencapai level mereka.

“Nesta adalah bek yang fantastis dan saya juga menonton video Franco Baresi dan Paolo Maldini. Sekolah pertahanan Italia selalu yang terbaik.”